besok senam!!
Qw snam besok!!
tapi belum hapal senamnya..
-payaah~
tapi Qw haruz berjuang!! :D
ciao bwt semuaa!!
Qw snam besok!!
tapi belum hapal senamnya..
-payaah~
tapi Qw haruz berjuang!! :D
ciao bwt semuaa!!
dalam rangka menambah nilai praktek komputer,
saya, annisa ribuky,,
menulis posting ini!
-hhahaha-
'not important!'
Jelas notebook ini bisa tahan banting, casing-nya dibuat dari magnesium alloy yang cukup kuat untuk melindungi jeroan notebook produksi Panasonic ini. Bagusnya, meski terlihat cukup besar namun Toughbook CF-52 tak terlalu berat. Bobot totalnya hanya sekitar 3,3kg saja sementara handle yang dipasang di bagian atas justru malah membuat notebook ini jadi lebih mudah dibawa.
Notebook ini menggunakan layar berukuran 15,4 inci dengan resolusi 1.280 x 800 pixel. Sayangnya layar ini tak diberi pelindung dan Panasonic hanya memasang filter polarisasi yang membuat layar tak akan rusak meski Anda menekan permukaan layar ini dengan jari Anda. Kelemahan lain dari layar ini adalah viewing angle-nya yang agak sempit. Tapi bila Anda memerlukan privacy, bisa jadi notebook ini memang cocok karena dari sudut lebih dari 150ยบ, tampilan layar ini sudah mulai tak terbaca.
Fitur tangguh lain yang juga dipasang pada notebook ini adalah keyboard anti-spill. Artinya bila Anda sering bekerja sambil minum kopi, Anda tak perlu lagi khawatir jika kopi Anda tumpah di atas keyboard-nya. Di bagian bawah dari keyboard ini ada kanal-kanal yang akan mengalirkan air yang tumpah ke sisi laptop ini sehingga tak sampai masuk ke dalam bodi Toughbook CF-52.
Kalaupun ada kekurangan, bisa jadi hanyalah tidak dipasangnya filter udara pada sistem ventilasi notebook ini sehingga bila digunakan bekerja di area yang berdebu otomatis debu ini juga akan terserap ke dalam notebook. Di samping itu, beberapa konektivitas yang ada di sisi notebook ini juga tak dirancang kedap air sehingga Anda tak bisa mengajak Toughbook CF-52 ini bermain di bawah hujan.
Tak lengkap rasanya jika hanya bagian luarnya saja yang dibuat tangguh, dan Panasonic tahu itu. Karena itu Panasonic memasang prosesor Intel Core 2 Duo P8400 2.26GHz yang dipadu dengan pemasangan RAM sebesar 1GB dan hard disk berkapasitas 160GB. Memang ini tak terdengar cukup 'tangguh' namun bila mengingat bahwa notebook ini diproduksi untuk konsumsi 'kerja', maka spesifikasi ini sudah lebih dari cukup untuk meng-handle pekerjaan sehari-hari.
Jadi jika Anda termasuk pekerja kantor yang sering kali harus dinas luar dan membawa-bawa notebook, bisa jadi Toughbook CF-52 layak dipertimbangkan. Menimbang segala kelebihan dan kekurangan notebook ini, Good Gear Guide memberikan nilai 4 dari 5 bintang untuk produk yang dijual dengan harga US$2.000 atau sekitar Rp 22 jutaan ini. Situs ini juga memberikan nilai plus pada stamina baterainya yang cukup bagus.
Spesifikasi:
| Prosesor | : | Intel Core 2 Duo P8400 2.26GHz |
| Memory | : | 1GB DDR2 |
| Chipset | : | Intel 945G |
| VGA | : | Intel GMA 945GMS |
| Layar | : | 15.4 inches TFT |
| Hard Disk | : | 160GB 5.400rpm |
| Optical Drive | : | CD-RW/DVD-RW combo |
| Port | : | D-Sub, Firewire, Headphone Jack, Microphone Jack , RJ11 Phone Jack, RJ45, Serial, USB 2.0 |
| Webcam | : | N/A |
| Wireless | : | Bluetooth 2.0, Wireless 802.11n, Wireless 802.11a , Wireless 802.11b, Wireless 802.11g |
| Dimensi | : | 11.3 x 14 x 2 inches |
| Situs Resmi | : | www.panasonic.com |
Lihat Galeri Foto:
Lihat produk lain sejenis:
'Penyesuaian' pertama yang terlihat adalah digantinya battery cover yang semula dibuat dari logam dengan plastik. Untungnya, plastik yang digunakan masih cukup kokoh dan tak terlalu menurunkan kesan eksklusif yang disandang E71. Nilai plusnya, casing bagian belakang ini dibungkus finishing mirip karet sehingga mampu mengurangi resiko selip saat digenggam.
Salah satu poin plus dari ponsel ini adalah kualitas keypad-nya yang bagus. Jangan membandingkan dengan keypad BlackBerry, karena jelas dua smartphone ini tak sebanding. Namun dengan konstruksi cembung setidaknya resiko tombol lain ikut kepencet waktu mengoperasikan keypad ini jadi berkurang. Apalagi dengan ukuran masing-masing tombol yang cukup besar.
Yang cukup membantu, Nokia memberikan akses ke beberapa tombol penting seperti tanda tanya, titik, dan @ tanpa harus menekan tombol lain sehingga cukup melegakan buat mereka yang bermaksud menggunakan ponsel cerdas ini sebagai sarana pembantu pekerjaan seperti membuat dokumen atau mengirim email. Ini masih ditambah lagi dengan deretan beberapa tombol di antara keypad dan layar yang juga nyaman dioperasikan.
Sedikit lebih ke atas, layar ponsel cerdas ini menggunakan TFT active matrix berukuran 2,36 inci dengan resolusi 320 x 240 pixel. Meski spesifikasi ini bukanlah yang tertinggi untuk kelas smarphone keluaran terakhir namun setidaknya tampilan teks dan gambar pada layar ini masih tergolong tajam dan cerah bahkan saat digunakan di bawah terik sinar matahari.
Penyesuaian lain yang dilakukan oleh Nokia termasuk pada kameranya yang hanya menggunakan kamera 2 megapixel. Fitur HSDPA juga dihilangkan dan konsumen harus puas dengan UMTS sementara GPS yang mulai jadi fitur standar juga tak terlihat pada Nokia E63 ini. Tapi yang menarik justru adalah daya tahan baterainya yang sanggup mencapai hingga tiga atau empat hari.
Singkatnya, meski versi ini sudah mengalami berbagai pengurangan, namun E63 ini masih cukup menarik buat dimiliki. Trusted Reviews yang sempat menguji E63 ini memberikan nilai 8 untuk produk yang dijual dengan harga 200 Poundsterling atau sekitar Rp.3,5 juta ini. Situs ini hanya kecewa dengan fitur-fiturnya yang banyak berubah dari E71.
Spesifikasi:
| Network | : | GSM 850/ 900/ 1800/ 1900, UMTS 900/ 2100 |
| Data | : | GPRS Class 32, HSCSD, EDGE Class 32, 3G 384 kbps |
| Sistem Operasi | : | Symbian OS 9.2, Series 60 v3.1 UI |
| Layar | : | 2.36 inches TFT (320 x 240 pixel) |
| Kamera | : | 2 megapixel |
| Multimedia | : | MP3/AAC/MPEG4 player |
| Memory | : | 120 MB + microSD slot |
| Connectivity | : | Wi-Fi 802.11 b/g, Bluetooth, USB |
| Dimensi | : | 113 x 59 x 13 mm |
| Fitur Lain | : | Push to talk, Voice command/dial, Organizer, Printing |
| Situs Resmi | : | www.nokia.co.uk |
Lihat produk lain sejenis:
Melihat tampilan luarnya, agaknya Sony berusaha membidik pasar remaja dan anak muda dengan produk yang diluncurkan dalam banyak warna pilihan ini. Sekilas memang menarik. Dengan ukuran layar 14,1 inci notebook ini memang tak terlalu kecil namun di saat yang sama ia juga tak terlalu merepotkan saat harus di bawa keluar ruangan. Dari data spesifikasi yang diberikan pabriknya pun terlihat bahwa notebook ini tak bisa diremehkan.
Sayangnya, data spesifikasi tersebut tak mencantumkan kualitas casing yang digunakan. Dan itulah salah satu cacat dari produk ini. Bahan pembuat casing-nya tak terlalu kokoh dan terasa sedikit lentur dan berderik saat ditekan. Ini agak mengejutkan bila mengingat reputasi Sony yang selalu mengutamakan kualitas produk yang diluncurkannya. Celakanya lagi, bagian dalam dari notebook ini pun masih tetap terkesan murahan dan kurang kokoh.
Layar yang dipasang Sony pada produk ini juga jauh dari mengesankan. Pertama, angle of view secara vertikal terlalu sempit sehingga perlu penyesuaian posisi berkali-kali saat bekerja karena bila Anda bergerak sedikit maka tampilan layarnya sudah mulai menampakkan gejala perubahan warna. Masih untung secara horisontal, layar ini tak terlalu parah dan teks juga terlihat cukup tajam. Masalah kedua adalah warna yang ditampilkan layar ini cenderung mengalami penyimpangan warna pada area gelap.
Cacat lain adalah konstruksi keyboard-nya yang kurang bagus. Meski masih tetap menggunakan konstruksi tombol isolated seperti pada produk notebook Sony yang lain namun saat digunakan, terasa bahwa tombol ini agak terasa 'dangkal' dan kurang responsif. Untungnya, touchpad yang digunakan cukup bagus dan responsif sehingga tak terlalu banyak berpengaruh pada pengoperasian.
Sebenarnya, dari sisi performa, notebook yang menggunakan paduan prosesor Intel Core 2 Duo P8400 2.26GHz, RAM DDR2 4GB dan hard disk berkapasitas 320GB ini tak bisa dibilang buruk. Sayang, Sony terlalu pelit soal konektivitas dan tak menyediakan konektor HDMI atau eSATA yang mulai lumrah bahkan pada notebook yang dijual jauh lebih murah dari Sony VAIO VGN-CS11S/W ini.
Singkatnya, untuk harga jual sebesar 800 Poundsterling atau sekitar Rp.14 jutaan, konsumen berhak mendapatkan sebuah produk yang berkualitas tinggi. Ini juga yang membuat Trusted Reviews hanya memberikan nilai 5 buat produk ini meski masih memuji kualitas baterai dan kinerja notebook ini yang masih dalam batas bisa diandalkan.
Spesifikasi:
| Prosesor | : | Intel Core 2 Duo P8400 2.26GHz |
| Memory | : | DDR2 4GB |
| Chipset | : | Mobile Intel PM45 Express Chipset |
| VGA | : | NVIDIA GeForce 9300M GS |
| Layar | : | 14.1" X-black LCD (1280 x 800) |
| Hard Disk | : | 320GB SATA |
| Optical Drive | : | DVD+-RW |
| Port | : | DC in, 4 Pin i.LINK, Audio out, Microphone, RJ-11, RJ-45, USB, VGA, card reader |
| Webcam | : | 1.3 megapixel |
| Wireless | : | 802.11a/b/g/Draft n, Bluetooth |
| Dimensi | : | 24 x 335.8 x 29 - 39.8mm |
| Situs Resmi | : | http://vaio.sony.co.uk |
Lihat produk lain sejenis:
hohohohoho,,
senangnya hatiku,,,
tidak ada bu alfi,,
tumben bgt yak??
ckckck,,,
btw,,
tp dikasih tugas,,
T_T malez,,
yawda ciao dluw yo,,
ditunggu ma opie,,
hehehehe,,,
© Free Blogger Templates Spain by Ourblogtemplates.com 2008
Back to TOP